About Me


You can put your biodata here.
Wishlist

What's yours?
The Time

♥Januari 2010 ♥Februari 2010 ♥Maret 2010 ♥April 2010 ♥Mei 2010 ♥Juni 2010 ♥Juli 2010 ♥Agustus 2010 ♥September 2010 ♥Oktober 2010 ♥Juli 2015 ♥Agustus 2015
Stuff

Friend | Friend | Friend | Friend | Friend | Friend | Friend | Friend | Friend
Peluang lain masuk PTN
Sabtu, 22 Agustus 2015 | 21.37 | 0 comments
Oke, disini aku mau membahas sedikit tentang jalan masuk lain ke universitas oke di Indonesia ya…. Whoever kalian yang merasa punya kemampuan bahasa inggris yang baik, saya mau mengucapkan SELAMAAAT!!! Buat kalian. Kenapa? Soalnya kalian udah punya chance besar masuk universitas-universitas keren yang lebih besar dari anak-anak yang lain. Dengan cara apa? Yaa tetap harus berdoa dan berusaha, tapi kalian juga harus daftar ke kelas internasional yang disediakan sama universitas-universitas tersebut. Kenapa harus? Menurutku sih peluang kalian diterima lebih besar, karena peminatnya jelas tidak sebanyak kelas regular yah. Selain uang kuliah yang tidak mampu dibayar oleh sebagian kalangan, tidak semua anak juga memiliki kemampuan bahasa inggris yang memadai. Yang aku tahu mengadakan kelas internasional sih hanya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kita bahas satu-satu yaa…
Untuk UI sendiri kelas internasionalnya ada banyak jurusan. Ada juga pilihan double degree dan yang single degree. Keren tuh yang double degree! Cuman yaa harganya juga keren hehehehe. Jalur masuknya juga ada 2, yang pertama lewat Talent Scouting (coba cek di pos ku sebelumnya yah!) dan yang kedua Seleksi Masuk Khusus Kelas Internasional (SIMAK KKI). Sebenernya, SIMAK KKI sendiri menurutku soalnya setara sama SIMAK biasa tapi dibuat bahasa inggrisnya hahahahah. SIMAK KKI sendiri pelaksanaannya terpusat Cuma di Depok. Kata kakak kelasku keren deh, sampe ada countdownnya di jembatannya UI! Kalau tahun 2015 sih pelaksanaannya seminggu sebelum SIMAK biasa, jadi kalian bisa daftar SIMAK KKI dan SIMAK biasa sekaligus. Temenku yang kemarin diterima Talent Scouting kalau aku nggak salah dengar, uang kuliahnya 25 juta/semester. Dia ambil yang double degree, katanya sih double degree nya di Australia (p.s. dia ambil jurusan Psikologi).
Kalau di UGM kelas internasionalnya disebut International Undergraduate Programme (IUP). Nah kalau UGM sendiri jalur tesnya Cuma satu, yaitu tes tulis. Kebetulan dulu aku pernah hampir ikut tesnya tuh. Jadi, tesnya tiap jurusan beda-beda. Otomatis, kalian dalam satu tes hanya bisa pilih satu jurusan aja. Sebelum kalian bisa login di webnya, harus bayar dulu di ATM, nanti setelah itu dapat password buat login di webnya. Satu jurusan biasanya menyediakan 2-3 kali gelombang tes. Kebetulan dulu aku daftar Hubungan Internasional (HI) yang ada 3 kali gelombang tes. Tapi kalau Kedokteran kalau tidak salah Cuma ada 2 gelombang tes. Kata temenku yang ikut tesnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan HI tesnya Cuma TPA dalam bahasa inggris, Matematika dasar dalam bahasa inggris, dan TOEFL aja plus tambahan wawancara. Tapi, kalau nggak salah, yang kedokteran juga ada SAINTEKnya deh. Alias matematika IPA, biologi, fisika, kimia. Untuk tesnya juga terpusat di UGM di Jogja. Ada satu temenku yang gagal di gelombang pertama dan akhirnya berhasil di gelombang kedua. Dan dia bilang soal di gelombang pertama dan kedua mirip banget!
Di ITB sendiri, setahu aku Cuma ada satu jurusan untuk kelas internasionalnya yaitu Manajemen Kelas Internasional dibawah Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM). Kalau daftar SNMPTN bisa ikut peminatan dan pilih Manajemen Kelas Internasional, kalau ikut SBMPTN daftarnya pilih SBM yah… Kalau UKT nya sendiri kan, untuk SBM 20 juta/semester, kalau Manajemen Kelas Internasional ini 40 juta/semester.
Tahun ini, dari sekolahku ada 2 anak yang diterima di Kedokteran Kelas Internasionalnya UNAIR dari sekolahku. Tesnya terpisah dari SNMPTN, SBMPTN ataupun Ujian Mandiri (UM) UNAIR yang biasa. Tahun 2015 ini sih pelaksanaannya setelah SBMPTN, sebelum UM UNAIR tapi pengumumannya sebelum SBMPTN hahahah. Setahu aku, kelas internasional di UNAIR sendiri Cuma ada untuk jurusan Pendidikan Dokter/Kedokteran dan Psikologi (Yang Psikologi ada kerjasama sama QUT di Australia).
Sepengetahuan aku di ITS Cuma ada satu jurusan yang menyediakan double degree, yaitu Cuma Teknik Perkapalan. Jalur masuknya ITS ada 3, SNMPTN, SBMPTN dan Program Kemitraan dan Mandiri ITS (PKM ITS). Enaknya nih, kalau ikut PKM ITS nggak pakai tes lagi, alias pakai nilai SBMPTN kalian walaupun kalian nggak tahu nilai kalian berapa. Ngeri juga ya hehehe.

Oke, segini dulu ya post aku. Next time aku lanjutin tentang seleksi masuk National University of Singapore (NUS). 
Pengalaman SNMPTN Undangan ( Part 2 )
| 21.36 | 0 comments
Oke kita lanjutin di part 2 yah. BTW SBMPTN udah diumumin loh…. Kasi tau ngga ya? Hmmmm. Ntaran aja deh biar urut posnya ;p. Oke balik ke SNMPTN nih ya….
Well ini ada case di kelas sebelah… jadi di kelas sebelah tuh sebenarnya ada banyak yang mau masuk Kedokteran UNAIR, tapi aku mau menyoroti satu anak yang menurutku strateginya udah keren abis deh. Well, sejak tahun lalu sudah ada tuh kakak kelasku yang prestasi di kelas secara ranking nggak termasuk tinggi dan dapet tuh SNMPTN di kedokteran UNAIR. Padahal yang ranking 1 paralel ngga masuk lo…. Well di angkatanku juga ada tuh anak yang rankingnya biasa malah masuk sedangkan yang rankingnya 10 besar parallel ngga masuk. (BTW tadi aku sempet nyari ranking temenku yang keterima itu kok sampe nomer 71 gaada lo) Oke, tiga persamaan dari temenku ini sama kakak kelasku adalah sama sama masuk FK UNAIR, sama sama bisa mengalahkan anak yang secara ranking lebih unggul dan sama sama punya sertifikat juara karya tulis ilmiah. Nah ini, sebenarnya poin penting yang pengen aku kasih tahu. Jadi, buat yang pengen masuk FK UNAIR, mulai sekarang cari deh sertifikat karya tulis ilmiah. Sepertinya poinnya besar sekali di SNMPTN.
Oke kita lanjut ke case berikutnya. Jadi ada dua anak nih ya… satunya masuk 20 besar parallel dan satunya masuk 50 besar parallel. Kita sebut anak yang masuk 20 besar parallel dengan si A, dan yang masuk 50 besar parallel dengan si B. Oke, ceritanya si A dan si B satu tim nih di sebuah lomba yang mereka menangkan, dan di OSIS mereka jabatannya setara. Kebayangkan, sertifikat mereka mestinya sama tuh. Si A pilih Teknik Sipil ITS di pilihan pertama dan si B pilih Teknik Sipil ITS di pilihan kedua. Well, udah menurut kalian siapa tuh yang keterima di Teknik Sipil ITS waktu SNMPTN? Simpan jawaban kalian dulu yah….. Karena ternyata yang keterima adalah Si B. Sebenernya maksud aku cerita begini apa sih? Cuma mau membuktikan aja sih kalua namanya SNMPTN yang nilai tuh bukan kita atau guru-guru kita dan system penilaiannya tuh tertutup. Jadi segala kemungkinan itu bisa terjadi. Nggak ada kata “nggak mungkin aku diterima” di SNMPTN. Jadi, jangan sampe deh kalian nggak ikut…. Bakal rugi banget soalnya semua orang punya kesempatan.
Oiya, buat temen-temen yang bener bener pengen masuk UI bisa coba daftar PPKB dan Talent Scouting. Apa sih itu? Jadi itu semacam SNMPTN khusus buat daftar UI. Tapi perbedaannya adalah, yang pertama harus bayar. Kalau tahun 2015 sih PPKB 500.000 dan Talent Scouting 1.000.000, kedua nggak semua jurusan bisa dipilih. Untuk PPKB sendiri cuma bisa milih jurusan yang ada di program Vokasi (diploma) dan parallel. Oke, jadi kelas parallel ini adalah kelas yang bisa dipilih oleh orang yang sudah kerja juga, soalnya kelasnya kadang-kadang sore dan uang kuliahnya juga beda sama anak regular alias lebih mahal hehehe (BTW kalau ada kesalahan tentang info ini tolong kasih tahu aku ya, soalnya aku ngga daftar sih). Sementara untuk Talent Scouting Cuma bisa buat milih kelas internasional which is uang kuliahnya relative mahal, dan harus memenuhi syarat IELTS/TOEFL. Oiya kalau sekolah aku tahun 2015 dapat jatah PPKB 10 orang dan Talent Scouting 2 orang. Syaratnya, yang mau ikut harus masuk 50% ranking tertinggi parallel. Oya, yang mau ikut juga harus bikin essai ditulis tangan gitu deh dan untuk Talent Scouting yang dilihat Cuma raport semester 4 aja, kalau PPKB semester 1-5 which is sama kaya SNMPTN. BTW menurut aku sih, ini huge chance sih buat masuk UI. Kebetulan ada temenku yang keterima Talent Scouting, dia bilang saingannya nggak sebanyak SNMPTN tuh.

Oke, barusan aku ngitung dari 71 satu anak yang ranking tertinggi di parallel IPA (Oh iya daritadi aku ngomongin parallel IPA ya sorry ngga punya data anak IPS ._.v) yang diterima di SNMPTN ada 12 orang, which anak IPA yang diterima SNMPTN ada 17 orang. Artinya, 5 orang lagi rankingnya biasa-biasa aja kan.. jadi kemungkinan buat kalian diterima SNMPTN itu selalu ada.. jangan menyerah, terus berdoa!

OLD / NEW

About Archives Stuff Home

The Webmistress

Another outerspace alien. I came from venus.LOL no, i am a normal human from earth. A Techno freak, adoring fashion, an old-fashioned music geek. Feel free to know me more. i don't bite

Let's Talk!

Free Shoutbox by ShoutCamp
baju muslim baju batik


Hype and Hype


Credits

Template by : KieraZainal
Basecode by : Mai Mnbma
Background : Askar Pink
Bg : ♥ ♥
Peluang lain masuk PTN
Sabtu, 22 Agustus 2015 | 21.37 | 0 comments
Oke, disini aku mau membahas sedikit tentang jalan masuk lain ke universitas oke di Indonesia ya…. Whoever kalian yang merasa punya kemampuan bahasa inggris yang baik, saya mau mengucapkan SELAMAAAT!!! Buat kalian. Kenapa? Soalnya kalian udah punya chance besar masuk universitas-universitas keren yang lebih besar dari anak-anak yang lain. Dengan cara apa? Yaa tetap harus berdoa dan berusaha, tapi kalian juga harus daftar ke kelas internasional yang disediakan sama universitas-universitas tersebut. Kenapa harus? Menurutku sih peluang kalian diterima lebih besar, karena peminatnya jelas tidak sebanyak kelas regular yah. Selain uang kuliah yang tidak mampu dibayar oleh sebagian kalangan, tidak semua anak juga memiliki kemampuan bahasa inggris yang memadai. Yang aku tahu mengadakan kelas internasional sih hanya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kita bahas satu-satu yaa…
Untuk UI sendiri kelas internasionalnya ada banyak jurusan. Ada juga pilihan double degree dan yang single degree. Keren tuh yang double degree! Cuman yaa harganya juga keren hehehehe. Jalur masuknya juga ada 2, yang pertama lewat Talent Scouting (coba cek di pos ku sebelumnya yah!) dan yang kedua Seleksi Masuk Khusus Kelas Internasional (SIMAK KKI). Sebenernya, SIMAK KKI sendiri menurutku soalnya setara sama SIMAK biasa tapi dibuat bahasa inggrisnya hahahahah. SIMAK KKI sendiri pelaksanaannya terpusat Cuma di Depok. Kata kakak kelasku keren deh, sampe ada countdownnya di jembatannya UI! Kalau tahun 2015 sih pelaksanaannya seminggu sebelum SIMAK biasa, jadi kalian bisa daftar SIMAK KKI dan SIMAK biasa sekaligus. Temenku yang kemarin diterima Talent Scouting kalau aku nggak salah dengar, uang kuliahnya 25 juta/semester. Dia ambil yang double degree, katanya sih double degree nya di Australia (p.s. dia ambil jurusan Psikologi).
Kalau di UGM kelas internasionalnya disebut International Undergraduate Programme (IUP). Nah kalau UGM sendiri jalur tesnya Cuma satu, yaitu tes tulis. Kebetulan dulu aku pernah hampir ikut tesnya tuh. Jadi, tesnya tiap jurusan beda-beda. Otomatis, kalian dalam satu tes hanya bisa pilih satu jurusan aja. Sebelum kalian bisa login di webnya, harus bayar dulu di ATM, nanti setelah itu dapat password buat login di webnya. Satu jurusan biasanya menyediakan 2-3 kali gelombang tes. Kebetulan dulu aku daftar Hubungan Internasional (HI) yang ada 3 kali gelombang tes. Tapi kalau Kedokteran kalau tidak salah Cuma ada 2 gelombang tes. Kata temenku yang ikut tesnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan HI tesnya Cuma TPA dalam bahasa inggris, Matematika dasar dalam bahasa inggris, dan TOEFL aja plus tambahan wawancara. Tapi, kalau nggak salah, yang kedokteran juga ada SAINTEKnya deh. Alias matematika IPA, biologi, fisika, kimia. Untuk tesnya juga terpusat di UGM di Jogja. Ada satu temenku yang gagal di gelombang pertama dan akhirnya berhasil di gelombang kedua. Dan dia bilang soal di gelombang pertama dan kedua mirip banget!
Di ITB sendiri, setahu aku Cuma ada satu jurusan untuk kelas internasionalnya yaitu Manajemen Kelas Internasional dibawah Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM). Kalau daftar SNMPTN bisa ikut peminatan dan pilih Manajemen Kelas Internasional, kalau ikut SBMPTN daftarnya pilih SBM yah… Kalau UKT nya sendiri kan, untuk SBM 20 juta/semester, kalau Manajemen Kelas Internasional ini 40 juta/semester.
Tahun ini, dari sekolahku ada 2 anak yang diterima di Kedokteran Kelas Internasionalnya UNAIR dari sekolahku. Tesnya terpisah dari SNMPTN, SBMPTN ataupun Ujian Mandiri (UM) UNAIR yang biasa. Tahun 2015 ini sih pelaksanaannya setelah SBMPTN, sebelum UM UNAIR tapi pengumumannya sebelum SBMPTN hahahah. Setahu aku, kelas internasional di UNAIR sendiri Cuma ada untuk jurusan Pendidikan Dokter/Kedokteran dan Psikologi (Yang Psikologi ada kerjasama sama QUT di Australia).
Sepengetahuan aku di ITS Cuma ada satu jurusan yang menyediakan double degree, yaitu Cuma Teknik Perkapalan. Jalur masuknya ITS ada 3, SNMPTN, SBMPTN dan Program Kemitraan dan Mandiri ITS (PKM ITS). Enaknya nih, kalau ikut PKM ITS nggak pakai tes lagi, alias pakai nilai SBMPTN kalian walaupun kalian nggak tahu nilai kalian berapa. Ngeri juga ya hehehe.

Oke, segini dulu ya post aku. Next time aku lanjutin tentang seleksi masuk National University of Singapore (NUS). 
Pengalaman SNMPTN Undangan ( Part 2 )
| 21.36 | 0 comments
Oke kita lanjutin di part 2 yah. BTW SBMPTN udah diumumin loh…. Kasi tau ngga ya? Hmmmm. Ntaran aja deh biar urut posnya ;p. Oke balik ke SNMPTN nih ya….
Well ini ada case di kelas sebelah… jadi di kelas sebelah tuh sebenarnya ada banyak yang mau masuk Kedokteran UNAIR, tapi aku mau menyoroti satu anak yang menurutku strateginya udah keren abis deh. Well, sejak tahun lalu sudah ada tuh kakak kelasku yang prestasi di kelas secara ranking nggak termasuk tinggi dan dapet tuh SNMPTN di kedokteran UNAIR. Padahal yang ranking 1 paralel ngga masuk lo…. Well di angkatanku juga ada tuh anak yang rankingnya biasa malah masuk sedangkan yang rankingnya 10 besar parallel ngga masuk. (BTW tadi aku sempet nyari ranking temenku yang keterima itu kok sampe nomer 71 gaada lo) Oke, tiga persamaan dari temenku ini sama kakak kelasku adalah sama sama masuk FK UNAIR, sama sama bisa mengalahkan anak yang secara ranking lebih unggul dan sama sama punya sertifikat juara karya tulis ilmiah. Nah ini, sebenarnya poin penting yang pengen aku kasih tahu. Jadi, buat yang pengen masuk FK UNAIR, mulai sekarang cari deh sertifikat karya tulis ilmiah. Sepertinya poinnya besar sekali di SNMPTN.
Oke kita lanjut ke case berikutnya. Jadi ada dua anak nih ya… satunya masuk 20 besar parallel dan satunya masuk 50 besar parallel. Kita sebut anak yang masuk 20 besar parallel dengan si A, dan yang masuk 50 besar parallel dengan si B. Oke, ceritanya si A dan si B satu tim nih di sebuah lomba yang mereka menangkan, dan di OSIS mereka jabatannya setara. Kebayangkan, sertifikat mereka mestinya sama tuh. Si A pilih Teknik Sipil ITS di pilihan pertama dan si B pilih Teknik Sipil ITS di pilihan kedua. Well, udah menurut kalian siapa tuh yang keterima di Teknik Sipil ITS waktu SNMPTN? Simpan jawaban kalian dulu yah….. Karena ternyata yang keterima adalah Si B. Sebenernya maksud aku cerita begini apa sih? Cuma mau membuktikan aja sih kalua namanya SNMPTN yang nilai tuh bukan kita atau guru-guru kita dan system penilaiannya tuh tertutup. Jadi segala kemungkinan itu bisa terjadi. Nggak ada kata “nggak mungkin aku diterima” di SNMPTN. Jadi, jangan sampe deh kalian nggak ikut…. Bakal rugi banget soalnya semua orang punya kesempatan.
Oiya, buat temen-temen yang bener bener pengen masuk UI bisa coba daftar PPKB dan Talent Scouting. Apa sih itu? Jadi itu semacam SNMPTN khusus buat daftar UI. Tapi perbedaannya adalah, yang pertama harus bayar. Kalau tahun 2015 sih PPKB 500.000 dan Talent Scouting 1.000.000, kedua nggak semua jurusan bisa dipilih. Untuk PPKB sendiri cuma bisa milih jurusan yang ada di program Vokasi (diploma) dan parallel. Oke, jadi kelas parallel ini adalah kelas yang bisa dipilih oleh orang yang sudah kerja juga, soalnya kelasnya kadang-kadang sore dan uang kuliahnya juga beda sama anak regular alias lebih mahal hehehe (BTW kalau ada kesalahan tentang info ini tolong kasih tahu aku ya, soalnya aku ngga daftar sih). Sementara untuk Talent Scouting Cuma bisa buat milih kelas internasional which is uang kuliahnya relative mahal, dan harus memenuhi syarat IELTS/TOEFL. Oiya kalau sekolah aku tahun 2015 dapat jatah PPKB 10 orang dan Talent Scouting 2 orang. Syaratnya, yang mau ikut harus masuk 50% ranking tertinggi parallel. Oya, yang mau ikut juga harus bikin essai ditulis tangan gitu deh dan untuk Talent Scouting yang dilihat Cuma raport semester 4 aja, kalau PPKB semester 1-5 which is sama kaya SNMPTN. BTW menurut aku sih, ini huge chance sih buat masuk UI. Kebetulan ada temenku yang keterima Talent Scouting, dia bilang saingannya nggak sebanyak SNMPTN tuh.

Oke, barusan aku ngitung dari 71 satu anak yang ranking tertinggi di parallel IPA (Oh iya daritadi aku ngomongin parallel IPA ya sorry ngga punya data anak IPS ._.v) yang diterima di SNMPTN ada 12 orang, which anak IPA yang diterima SNMPTN ada 17 orang. Artinya, 5 orang lagi rankingnya biasa-biasa aja kan.. jadi kemungkinan buat kalian diterima SNMPTN itu selalu ada.. jangan menyerah, terus berdoa!

OLDER / NEWER